Di tengah realitas dunia saat ini yang sering kali membingungkan dan penuh dengan kepalsuan—di mana kebaikan dan kejahatan tampak tumbuh berdampingan dalam ruang yang sama—kita kerap kali merasa resah. Mengapa Tuhan seolah membiarkan orang jahat tetap nyaman, sementara orang jujur harus tersingkir?