Pemulihan rumah tangga yang sedang terancam krisis hanya dapat terjadi jika keluarga berani menghentikan kebimbangan (distazo) atau sikap mendua hati yang terus mengandalkan jalan pintas duniawi. Untuk menuntun perahu keluarga keluar dari jebakan masalah, dibutuhkan keberanian untuk membangun keterbukaan serta kejujuran, menghentikan seluruh cara instan, serta saling menopang beban bersama dalam komunikasi yang penuh empati.